Manusia Sebagai Makhluk Individu dan Makhluk Sosial



Apa itu manusia sebagai makluk sosial ? apa itu manusia sebagai maklum individu ? dua hal yang sering menjadi pertanyaan bagi kita bukan ? saat seperti apa kita disebut sebagai makluk social dan saat seperti apa kita disebut sebagai makluk individu

Manusia Sebagai Makhluk Individu

Kata individu berasal dari bahasa latin, Individium yang berarti sesuatu yang tidak dapat dibagi – bagi atau satu kesatuan kecil yang terbatas. pengertian tersebut menggambarkan manusia sebagai makhluk individu karena secara fisiologis manusia memiliki sifat bebas yang tidak memiliki ketergantugan organic dengan sesamannya. Dalam memenuhi hakikat individualitasnya, manusia akan selalu berusaha mengembangkan kemampuan – kemampuan pribadinya, seperti kemampuan bertahan hidup, berkomunikasi, dan lain sebagainya.

Manusia sebagai makhluk individu dibekali dengan akal, pikiran, dan emosi. Kemampuan tersebutlah yang membuat manusia menjadi makhluk monodualis, makhluk yang bertanggung jawab terhadap dirinya sendiri.

Dalam hal fisik dan karakteristik tidak ada manusia yang sama persis di dunia ini bahkan orang – orang yang kembar identik pun memliki sifat yang berbeda – beda itu lah yang membuat setiap manusia memiliki keunikan dan ciri khas tersendiri yang membedakannya dengan manusia lain.

Manusia sebagai makhluk individu adalah perpaduan dari dua buah faktor, yaitu faktor fenotip dan genotip.

Faktor genotip adalah faktor yang dibawa oleh manusia dari orang tuanya, atau disebut juga dengan faktor keturunan. Faktor ini dibawa oleh manusia sejak dia dilahirkan di bumi ini. Faktor ini mempengaruhi sifat fisik manusia seperti, warna kulit, tinggi badan, bentuk rambut, dan lain – lain, dan juga sifat psikis, seperti pendiam, aktif, dan lain – lain.

Sementara itu, faktor fenotip adalah faktor pembentuk individu yang berasal dari lingkungan. Tidak bisa dipungkiri lagi bahwa lingkungan bisa mempengaruhi karakter manusia. Meskipun sesungguhnya sikap dasar sudah terbentuk melalui faktor genotip, tetapi lingkunganlah yang menentukan apakah sifat – sifat tersebut dapat berkembang atau tidak. Kedua faktor tersebut saling berinterkasi dan membentuk karakteristik yang khas dari seorang individu yang disebut dengan kepribadian.


Manusia Sebagai Makhluk Sosial
Meskipun memiliki tanggung jawab yang penuh terhadap dirinya sendiri, manusia juga membutuhkan orang lain untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Hal ini dilakukan dengan bersosialisasi atau bermasyarakat dengan manusia lainnya. Dorongan dari lahir memaksa mereka untuk selalu menampakan dirinya dalam berbagai bentuk di masyarakat, sehingga dengan sendirinya mereka akan berinteraksi dengan masyarakat.

Ciri manusia sebagai makhluk sosial adalah dengan adanya interaksi sosial dalam hubungannya dengan manusia lain. Secara garis besar, ada beberapa faktor personal yang mempengaruhi interaksi manusia dengan manusia lainnya, yaitu tekanan emosional, harga diri, dan isolasi sosial.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PERAN DATABASE DALAM APLIKASI MEDIA SOSIAL DAN JEJARING SOSIAL

Mengurutkan bilangan dengan C

Membuat segitiga siku siku berisi bilangan berurut dengan C

Pengertian dan Manusia Sebagai makhluk Sosial Dan Individu Serta Dampak Media Sosial dan Jejaring Sosial terhadap Manusia

Menuliskan Data Laporan kedalam File .txt dengan C

Hubungan Sosial Media Dengan Etika Komputer dan Etika Internet

Review Aplikasi kaskus, Nelayan dan Sebangsa

Gunung Batur, 10 juli 2017